Ada Benjolan di Bibir Vagina Apakah Normal?

Ada Benjolan di Bibir Vagina Apakah Normal?

Ada Benjolan di Bibir Vagina Apakah Normal? Hal itu mungkin yang saat ini tengah menjadi pertanyaan Anda ketika Anda mendapati benjolan pada bibir vagina Anda. Ya, tentu setiap wanita manapun akan merasa khawatir jika organ kewanitaannya mengalami sesuatu seperti adanya benjolan. Nah, untuk mengetahui jawabannya, sebaiknya simak pembahasannya berikut ini !

Baca Juga : Bahaya Alkohol Untuk Benjolan di Vagina

Ada benjolan di bibir vagina, apakah itu?

Ada Benjolan di Bibir Vagina Apakah Normal?

Vagina merupakan organ penting bagi wanita yang memiliki fungsi sebagai salah satu bagian dari sistem reproduksi. Mengalami masalah atau gangguan pada vagina jelas menjadi sebuah kekhawatiran bagi setiap wanita manapun. Termasuk ketika mendapati adanya benjolan pada bibir vagina.

Benjolan pada bibir vagina jelas menunjukkan ada masalah atau gangguan yang terjadi terkait dengan organ tersebut. Dalam hal ini, ada beberapa penyakit atau masalah kesehatan yang bisa membuat benjolan di bibir vagina. Beberapa penyakit bersifat ringan, dan beberapa penyakit lainnya bersifat ganas dan cenderung membahayakan. Lalu apa saja sebenarnya yang menjadi penyebab benjolan di bibir vagina itu?

Benjolan di bibir vagina yang akan kita bahas disini akan kita bedakan menjadi dua, yaitu benjolan yang teraba pada vagina dan area sekitarnya, atau tonjolan kecil seperti jerawat di vagina. Di mana benjolan yang teraba pada vagina dan tonjolan kecil seperti jerawat di vagina disebabkan oleh hal atau penyakit yang berbeda. Benjolan yang teraba pada vagina bisa disebabkan oleh penyakit seperti kista bartholin, penyakit lipoma, fibroma, sarkoma, serta adenocarcinoma bartholin. Sementara tonjolan kecil seperti jerawat di vagina bisa disebabkan oleh penyakit seperti kutil kelamin, kista vagina, dan penyakit lainnya.

Baca Juga : Manfaat Daun Pepaya Untuk Benjolan di Vagina

Berikut ini adalah penyakit yang bisa menyebabkan benjolan yang teraba pada vagina :

Kista bartholin, kista yang tumbuh pada kelenjar bartholin, dimana kista itu sendiri didefinisikan sebagai tumor jinak yang terbungkus selaput semacam jaringan dan paling sering ditemui, dengan ciri-ciri bentuknya kistik, dan ada pula yang berbentuk anggur. Kista tersebut berisi cairan kental, udara, nanah, ataupun bahan-bahan lainnya. Sementara bartholin adalah kelenjar ganda yang terletak dibawah dan di kiri serta kanan dari pembukaan vagina pada wanita, sehingga tidak heran jika kista bartholin ini menyebabkan timbulnya gejala berupa benjolan pada vagina.

Lipoma, tumor jinak yang berasal dari jaringan lemak. Namun meskipun bergitu, orang gemuk atau penderita obesitas tidak memiliki resiko tinggi menderita penyakit ini, karena memang saat ini belum dapat diketahui secara pasti penyebabnya apa. Yang jelas tumor ini dapat terjadi dimana saja, salah satunya di vagina atau daerah sekitar vagina, meskipun memang jarang terjadi. Namun memang gejala yang ditimbulkan adalah berupa benjolan yang terlihat menonjol.

Sarkoma, kelompok tumor yang umumnya menyerang jaringan tubuh bagian tengah (mesoderm), namun dapat juga menyerang jaringan tubuh bagian luar (ektoderm). Sarkoma sering didapati pada jaringan ikat dan sel-sel pada otot, tulang, dan pembuluh darah. Beberapa jenis sarkoma termasuk tumor jinak, namun ada juga yang termasuk tumor ganas atau disebut kanker.

Fibroma, tumor jinak yang berasal dari jaringan ikat. Penyakit ini menimbulkan tonjolan kecil yang dapat tumbuh dimana saja, termasuk di daerah sekitar vagina seperti di bibir vagina. Penyebabnya sampai saat ini belum dapat diketahui secara pasti.

Sementara adenocarcinoma bartholin, tumor ganas yang berasal dari kelenjar bartholin.

Baca Juga : Benjolan Seperti Bisul di Bibir Kemaluan

Dan berikut ini adalah penyakit yang bisa menyebabkan tonjolan kecil seperti jerawat di vagina :

Kanker vulva, kanker yang menyerang bagian luar sistem reproduksi wanita (vulva). Salah satu gejalanya adalah kutil yang tumbuh pada vulva atau benjolan di labia yang diikuti oleh sejumlah gejala lainnya. Pasalnya, area vulva sendiri termasuk bagian depan vagina, bibir vagina, klitoris, dan kulit serta jaringan yang menutupi tulang kemaluan.

Kutil kelamin, benjolan berdaging berukuran kecil yang padat, timbul, dan memiliki permukaan kasar bisa menjadi pertanda kutil kelamin. Kutil dapat tumbuh pada bibir vagina, di dalam vagina, pada leher rahim, dan bahkan di sekitar anus.

Chancroid atau ulkus mole, infeksi genital yang disebabkan bakteri Haemophilus ducreyi. Wanita dapat mengembangkan empat atau lebih benjolan merah di bibir vagina, di antara labia dan anus, atau di paha.

Kista vagina, biasanya terbentuk ketika kelenjar kulit atau saluran keringat tersumbat. Kista sering terlihat seperti jerawat atau benjolan di bawah kulit. Memencet kista dapat membuka gerbang bagi masuknya bakteri dan menyebabkan infeksi dan bernanah. Kista ini biasanya diakibatkan bakteri penyebab penyakit menular seksual, seperti gonore atau klamidia.

Itulah beberapa penyakit yang bisa menjadi penyebab benjolan di bibir vagina. Dan benjolan di bibir vagina jelas bukan merupakan hal yang normal, karena benjolan di vagina berarti ada penyakit atau masalah kesehatan yang tengah dialami. Jadi, Ada Benjolan di Bibir Vagina Apakah Normal? Jelas tidak normal, karena benjolan di bibir vagina adalah pertanda penyakit. Segera periksakan ke dokter jika And mendapati ada benjolan di bibir vagina Anda ! Untuk mengatasinya, Boyke Dian Nugraha merekomendasikan Lady Fem sebagai solusinya.

Baca Juga Artikel Lainnya :

Testimoni Lady Fem

Bahaya Menderita Miom Saat Hamil

Posted by : Admin OBAT BENJOLAN DI VAGINA

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *