Bahaya Mengkonsumsi Makanan Berpengawet Bagi Penderita Kista Bartholin

Bahaya Mengkonsumsi Makanan Berpengawet Bagi Penderita Kista Bartholin

Kita ketahui bahwa penyakit kista bartholin memang banyak terjadi pada wanita di Indonesia, mungkin kita ketahui salah satu pantangan yang harus di hindari oleh si penderita yaitu jangan mengkonsumsi makanan yang  berpengawet. Nah sebenarnya apa Bahaya Mengkonsumsi Makanan Berpengawet Bagi Penderita Kista Bartholin itu sendiri? Untuk mengetahui mengenai masalah tersebut mari simak artikel di bawah ini sampai selesai.

Bahaya Mengkonsumsi Makanan Berpengawet Bagi Penderita Kista Bartholin

Kini semakin banyak orang yang sadar akan pola hidup sehat. Salah satu caranya adalah dengan mengurangi dan menghindari konsumsi makanan berpengawet.Hal ini karena munculnya kekhawatiran akan dampak negatif  makanan berpengawet terhadap kesehatan.

Banyak produsen yang menggunakan pengawet supaya produk makanannya tahan lama, dan tak mudah busuk. Bahan pengawet yang digunakan biasanya terdiri dari dua jenis, yaitu alami dan buatan.

Bahan pengawet digunakan pada makanan untuk menghindari tumbuhnya bakteri penyebab makanan tersebut menjadi busuk. Celakanya bahaya bahan pengawet pada makanan juga bisa menghindarkan kita dari menikmati hidup yang sehat. Namun bagi produsen makanan sendiri, adanya bahan pengawet berdampak sangat baik pada bisnis yang mereka jalani. Tapi sayangnya, produsen makanan ini sering mengesampingkan dampak kesehatan yang mungkin terjadi dari penggunanan berbagai bahan pengawet pada produk makanan mereka.

Mengenal Bahan Pengawet

Seperti yang sudah disebutkan, di pasaran terdapat dua jenis pengawet yang biasa digunakan, yaitu alami dan sintetis atau buatan. Zat pengawet alami berasal berasal dari bahan alami yang tersedia di sekitar Anda, seperti gula  dan garam. Keduanya berupa higroskopis atau menyerap air, sehingga dapat mematikan sel-sel bakteri.

Gula dapat dimanfaatkan untuk mengawetkan buah-buahan seperti manisan, selai, dan dodol. Sedangkan garam dapur dapat menahan atau menghentikan reaksi autolisis yang dapat mematikan bakteri di didalam makanan. Penggunaan garam sebagai pengawet biasa dijalankan pada pembuatan ikan asin, telur asin, atau yang tengah jadi tren sekarang adalah daging yang diawetkan bersama garam (cured meat).

Zat pengawet buatan merupakan hasil sintesis yang berasal dari bahan-bahan kimia. Pengawet buatan berupa lebih stabil, lebih pekat, dan penggunaannya lebih sedikit. Tidak semua pengawet buatan beresiko bagi tubuh. Satu perihal yang wajib digarisbawahi adalah adanya bisa saja efek tidak baik terhadap kebugaran terhadap dosis penggunaan tertentu.

Mengonsumsi makanan bersama kadar pengawet yang tinggi dan terlampau banyak atau terlampau sering, sebabkan tubuh terjangkit banyak gangguan kesehatan. Beberapa style bahan pengawet yang diizinkan untuk digunakan termasuk dicantumkan didalam Peraturan Menteri Kesehatan No. 722 Tahun 1988. Meski demikian, ada beberapa bahan yang sudah diketahui efek buruknya secara umum.

  • Boraks. Boraks digunakan terhadap bahan kayu sehingga tidak tumbuh jamur. Namun, penggunaan boraks termasuk sering ditemukan terhadap makanan layaknya bakso atau kerupuk.
  • Formalin. Bahan yang satu ini sering digunakan untuk mengawetkan mayat. Namun, ternyata bahan pengawet ini termasuk digunakan terhadap makanan layaknya tahu, daging, ikan, dan makanan basah lainnya sehingga tidak cepat basi.
  • Methanyl yellow. Sesuai warnanya, bahan ini bisa ditemui terhadap makanan yang berwarna kuning layaknya mie kuning atau kerupuk kuning. Zat perwarna tekstil ini digunakan fungsi mempercantik tampilan makanan selanjutnya dan tahan lebih lama sampai berhari-hari.
  • Rhodamin B. Zat pewarna yang sering digunakan untuk mewarnai kain ini ternyata termasuk sering digunakan untuk style makanan layaknya kue basah, jajanan pasar, roti, selai, atau makanan berwarna lainnya.
  • Dampak atau efek yang bisa ditimbulkan oleh bahan pengawet pada makanan bisa sangat bervariasi tergantung usia serta riwayat kesehatan seseorang. Mengetahui berbagai bahaya dari bahan pengawet dapat membantu anda mencegah dampak merugikan tersebut, agar tidak terjadi pada diri anda.

Baca Juga : Bahaya Memakai Pembalut Pada Penderita Kista Bartholin

Dampak Makanan Berpengawet Terhadap Kesehatan

Jika Anda terlalu sering mengonsumsi makanan berpengawet, khususnya pengawet buatan, Anda bisa mengalami kondisi di bawah ini:

  • Gangguan saraf. Banyak yang melaporkan adanya keluhan sakit kepala akibat mengonsumi makanan berpengawet.
  • Gangguan ginjal. Banyaknya penggunaan zat kimia sebagai bahan pengawet tentunya memengaruhi beratnya kerja ginjal.
  • Perubahan perilaku. Sebuah penelitian pada anak-anak menemukan adanya peningkatan perilaku hiperaktif pada anak-anak yang mengonsumsi makanan berpengawet.
  • Meningkatkan risiko kanker. Kemampuan bahan pengawet dapat berubah menjadi zat karsinogen. Bahan pengawet buatan tertentu dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker.
  • Gangguan jantung. Bahan pengawet ternyata juga dapat melemahkan fungsi jantung dengan mengganggu jaringan di sekitarnya. Bahkan, ada pula yang dapat merusak pembuluh darah dengan menjadikan arteri mengeras dan menyempit, sehingga risiko terkena serangan jantung meningkat.
  • Gangguan pencernaan. Karena dikonsumsi, makanan berpengawet dapat berdampak langsung pada sistem pencernaan. Salah satunya adalah keluhan diare yang dapat membuat seseorang kehilangan cairan dalam jumlah banyak.
  • Gangguan pernapasan. Terlalu banyak makan makanan berpengawet juga diketahui dapat berpengaruh terhadap pernapasan. Bagi Anda yang memiliki asma, konsumsi makanan berpengawet yang tidak wajar dapat memicu asma kambuh. Timbulnya infeksi juga mungkin terjadi akibat konsumsi bahan pengawet tertentu.

Sebagai konsumen yang cerdas, Anda harus mengetahui bahaya makanan berpengawet bagi kesehatan. Karena makanan berpengawet sangat mudah ditemui di banyak toko atau supermarket, Anda perlu membaca label nutrisi pada kemasan makanan. Alangkah baiknya jika Anda bisa mengurangi konsumsi makanan kemasan dan beralih ke penggunaan bahan-bahan segar. Percayalah, sumber makanan yang segar dan alami, akan lebih sehat dan nikmat untuk dikonsumsi!

Baca Juga : Manfaat Bawang Bombay Untuk Mengobati Kista Bartholin

Nah itulah beberapa bahaya yang bisa di timbulkan ketika mengkonsumsi makanan yang mengandung pengawet jika di konsumsi secara terus menerus, apalagi jika anda mengkonsumsi makanan tersebut ketika sedang mengalami kista bartholin yang ada mungkin akan bertambah parah. Mengapa begitu? Karena makanan yang memakai pengawet dapat meningkatkan resiko kanker oleh sebab itulah penderita kista harus menghindari makanan yang berpengawet.

Jadi, salah satu pencegahan untuk penyakit kista bartholin yaitu dengan menghindari makanan yang serba praktis atau cepat saji. Namun tidak hanya cukup menghindari makanan tersebut penderita kista pun perlu melakukan pengobatan secara rutin agar penyakit tersebut dapat teratasi secara cepat.

Sementara itu, selain anda melakukan pengobatan secara medis disini ada rekomendasi terbaik dari pakar kesehatan ternama Boyke Dian Nugraha yaitu Ladyfem yang merupakan suplemen kapsul herbal untuk mengatasi penyakit kista bartholin. Lady Fem adalah ramuan kapsul herbal yang higienis, agar wanita dapat memperoleh kembali gairah dalam hubungan suami-istri. Lady Fem bisa mengembalikan sistem kerja organ intim wanita, merapatkan, dan juga membersihkan dinding-dinding rahim dengan cara alami dan herbal, serta membuat aromanya harum. Selain khasiat tersebut, ladyfem mempunyai khasiat yang bagus untuk mengatasi berbagai masalah kewanitaan seperti penyakit kista, miom dan lain sebagainya, selain itu lafyfem juga telah memiliki izin eda dari BPOM sehingga sangat aman jika anda konsumsi. Untuk lebih jelasnya mengenai kelegalan obat tersebut silahkan Baca : Legalitas Obat Tradisional Ladyfem.

Demikianlah artikel mengenai Bahaya Mengkonsumsi Makanan Berpengawet Bagi Penderita Kista Bartholin yang dapat kami sampaikan, semoga apa yang telah kami sampaikan diatas dapat bermanfaat sehingga bisa membantu mengatasi penyakit kista bartholin yang anda alami saat ini. Salam Sehat Dari Toko Zahra Herbal.

Artikel Lainnya:

Obat Tradisional Kista Bartholin

Buah Yang Dilarang Untuk Program Hamil

Solusi Tepat Agar Kista Bartholin Tidak Kambuh Lagi

Post by : Obat Benjolan di Vagina

 

 

You may also like...

2 Responses

  1. July 28, 2018

    […] Baca Juga : Bahaya Mengkonsumsi Makanan Berpengawet Bagi Penderita Kista Bartholin […]

  2. August 9, 2018

    […] Bahaya Mengkonsumsi Makanan Berpengawet Bagi Penderita Kista Bartholin […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *