Bahaya Minuman Bersoda Untuk Penderita Kista Bartholin

Bahaya Minuman Bersoda Untuk Penderita Kista Bartholin

Sudah banyak beredar informasi bahwa minuman bersoda dikatakan memiliki dampak bahaya untuk kesehatan. Bahaya Minuman Bersoda Untuk Penderita Kista Bartholin pun diketahui sangat tidak baik. Sehingga buat para penderita kista bartholin sebaiknya minuman yang satu ini tidak terlalu banyak ataupun terlalu sering dikonsumsi. Berikut ini akan kita bahas lebih jelasnya !

Bahaya Minuman Bersoda Untuk Penderita Kista Bartholin

Secara umum, minuman bersoda memang memiliki dampak buruk terhadap kesehatan. Terlebih jika dikonsumsi dalam kondisi sedang sakit, misalnya saat menderita kista bartholin. Konsumsi minuman bersoda saat menderita kista bartholin jelas akan sangat berbahaya. Pasalnya, kista bartholin sendiri merupakan sejenis tumor jinak. Sedangkan minuman bersoda sangat berisiko menyebabkan tumor. Sehingga penderita kista bartholin sangat tidak dianjurkan mengonsumsi minuman bersoda karena akan sangat berisiko.

Minuman soda biasanya menjadi pilihan orang saat sedang haus dan lelah. Rasanya yang menyegarkan dan bikin merinding bisa membuat mata langsung melek. Sensasinya juga bikin semangat seketika. Selain itu, minuman soda juga enak diminum dalam keadaan apapun, sehingga membuatnya jadi favorit semua kalangan.

Akan tetapi, semakin banyak Anda meminumnya, semakin banyak pula risiko kesehatan yang Anda masukkan ke dalam tubuh Anda. Bahkan minum soda dalam jumlah ‘normal’ sudah bisa mendatangkan bahaya untuk tubuh. Simak beberapa efek negatif minuman bersoda berikut, yang kami rangkum dari berbagai penelitian.

Tidak mengandung vitamin

Minuman bersoda sama sekali tidak mengandung vitamin. Minuman bersoda hanya mengandung gula sebagai perasa manis, kafein, dan tambahan perasa buah saja. Sehingga minuman ini memang tidak memberi efek positif sama sekali bagi tubuh.

Baca Juga : Apakah Kista Bartholin Bisa Sembuh Tanpa Operasi?

Mengandung bahan-bahan berbahaya

Hampir 10% minuman bersoda yang tersebar d pasaran mengandung bahan-bahan terlarang berbahaya seperti BVO atau Brominated Vegetable Oil, yang penggunaannya sudah dilarang oleh WHO dan juga dilarang peredarannya oleh lebih dari 100 negara.

Mencegah penyerapan kalsium

Kemungkinan anggapan tersebut muncul karena adanya penelitian yang menyebut adanya hubungan antara konsumsi minuman bersoda dengan rendahnya kepadatan mineral tulang. Faktanya, tidak ada bukti kuat yang mengonfirmasi hal tersebut.

Namun jika Anda ingin menjaga kesehatan tulang, air mineral adalah jenis minuman yang paling Anda butuhkan. Olahraga angkat beban dan rutin mengonsumsi minuman serta makanan kaya kalsium, seperti susu rendah lemak, juga akan membantu.

Mengandung phenylalanine yang berbahaya bagi tubuh

Kandungan phenylalanine dalam minuman bersoda khusus diet disebut berisiko menyebabkan kerusakan otak, keterbelakangan mental, kejang, dan masalah kesehatan pada pengidap gangguan genetis phenylketonuria. Secara alami, phenylalanine sebenarnya turut terkandung di dalam beberapa makanan kaya protein, seperti pada telur, susu, dan daging. Terkait bahan buatan, phenylalanine terkandung di dalam pemanis buatan aspartam yang banyak ditambahkan ke dalam minuman bersoda.

Baca Juga : Memahami Beragam Jenis dan Penyebab Kista

Faktanya, orang yang mengidap gangguan genetis phenylketonuria memang harus mewaspadai konsumsi unsur ini. Tes darah dapat dilakukan untuk mendeteksi apakah seseorang mengidap gangguan ini. Secara umum, dalam dosis tinggi, aspartam dapat menyebabkan peningkatan kadar phenylalanine secara drastis. Oleh karenanya, penggunaan bahan yang mengandung pemanis buatan ini, termasuk minuman bersoda sebaiknya dibatasi terutama pada orang-orang dengan kondisi berikut ini.

  • Pada orang-orang yang mengalami gangguan tidur dan gangguan mental, phenylalanine dapat memperparah serangan cemas.
  • Orang yang mengonsumsi obat-obatan penghambat oksidasi monoamin serta neuroleptiks atau obat-obatan yang mengandung levodopa.
  • Pengidap gangguan gerakan otot tardive dyskinesia.

Merusak ginjal

Yang menjadi salah satu kelebihan dalam minuman bersoda adalah warnanya yang menarik. Apa lagi ditambah dengan beberapa tambahan es batu. Tapi tahukan anda bahwa pewarna minuman dalam minuman bersoda tidak baik untuk ginjal? Pewarna tersebut dapat merusak ginjal bila terus dikonsumsi.

Membuat tubuh mudah sakit

Kandungan berbahaya dalam minuman bersoda dapat membuat tubuh mudah sekali terserang penyakit. Sebab kandungan berbahaya dalam minuman bersoda menolong virus dan bakteri untuk berkembang secara baik di dalam tubuh kita.

Menipiskan lapisan lambung

Lambung kita yang mengandung asam yang sangat keras dapat terkikis lapisannya dan menyebabkan pencernaan makanan ikut terganggu. Sehingga menimbulkan rasa mulas atau sakit perut bahakan membuat produksi gas dalam lambung meningkat. Ini sangat tidak baik bagi anda yang menderita sakit maagh.

Itulah beragam dampak buruk minuman bersoda terhadap kesehatan, termasuk Bahaya Minuman Bersoda Untuk Penderita Kista Bartholin. Ada rekomendasi terbaik dari pakar kesehatan reproduksi ternama di Indonesia – Boyke Dian Nugraha – untuk mengatasi kista bartholin, yaitu kapsul Ladyfem. Obat kista bartholin yang sudah terbukti khasiatnya, sudah banyak testimoninya, dan kualitasnya pun tidak perlu diragukan lagi, karena sudah terdaftar di BPOM RI.

Baca Juga : Manfaat Dan Khasiat Ladyfem Herbal

Manfaat Lady Fem Untuk Benjolan di Vagina

Jika anda ingin berkonsultasi terlebih dahulu dan mengatahui informasi lebih lanjutnya, silahkan hubungi kontak dibawah ini :

Telp : (0265) 341113

Telp : 085 793 507 222

SMS/WA/Telp : 085 320 000 874

PIN BB : 25C274D1

Line : zahraherbal

IG : toko_zahraherbal

Baca Juga :

Obat Kista Bartholin Resep Dokter

Bolehkah Penderita Kista Makan Pisang?

Apakah Buah Lobi-Lobi Bisa Mempercepat Mempunyai Keturunan?

Posted by : Admin OBAT BENJOLAN DI VAGINA

You may also like...

2 Responses

  1. July 7, 2018

    […] Baca Juga : Bahaya Minuman Bersoda Untuk Penderita Kista Bartholin […]

  2. July 19, 2018

    […] Bahaya Minuman Bersoda Untuk Penderita Kista Bartholin […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *