Manfaat Buah Noni Untuk Mengobati Benjolan di Vagina

Manfaat Buah Noni Untuk Mengobati Benjolan di Vagina

Apakah saat ini Anda tengah mencari tau mengenai Manfaat Buah Noni Untuk Mengobati Benjolan di Vagina? Tepat sekali Anda berkunjung ke sini, karena disini Kami akan coba berbagi pengetahuan mengenai manfaat buah noni tersebut. Namun, sebelum melangkah lebih jauh membahas apa saja manfaat buah noni, sebaiknya Kita bahas terlebih dahulu apa sebenarnya buah noni itu? Apakah Anda tau seperti apa buah noni itu? Mari simak pembahasannya berikut ini !

Baca Juga : Manfaat Buah Salak Untuk Benjolan Di Vagina

Manfaat Buah Noni Untuk Mengobati Benjolan di Vagina

Anda mungkin sebelumnya belum pernah mendengar nama buah noni. Buah noni adalah buah yang lebih dikenal dengan nama buah mengkudu. Buah noni selama ribuan tahun dikenal sebagai buah yang memiliki khasiat menyembuhkan berbagai penyakit, dan sering digunakan dalam pengobatan tradisional warisan turun temurun. Bahkan sekarang ini buah noni sudah banyak dijadikan bahan utama pembuatan obat herbal.

Selama lebih dari 50 tahun, kalangan ilmuwan meneliti kandungan biokimia yang terdapat pada buah noni. Mereka juga membandingkan berbagai varietas buah noni. Ternyata, buah noni yang berasalah dari Pulau Tahiti diketahui memiliki kandungan senyawa bioaktif yang lebih besar dari buah noni dikawasan lain, termasuk dari Indonesia.

Kandungan Bioaktif Buah Noni

Bioaktif merupakan senyawa kimia, seperti mineral dan vitamin yang mampu merangsang aktifitas dalam tubuh. Kandungan senyawa bioaktif dalam buah noni berjumlah banyak, terutama adalah iridoid. Yang perlu dipahami adalah kandungan bioaktif tiap varietas buah noni berbeda, perbedaan ini mempengaruhi kemampuan senyawa bioaktif mencapai sistem sirkulasi dan sel (bioavailabilitas).

Bioavailabilitas tersebut dipengaruhi oleh kestabilan dan kelarutan. Semakin stabil maka semakin baik ketahanan senyawa bioaktifnya. Semakin mudah larut maka akan kian cepat senyawa bioaktif dibawah oleh aliran darah dan akan makin mudah diserap oleh sel.

Iridoid memiliki khasiat yang luar biasa. Iridoid mampu meningkatkan energi, mengontrol kolesterol, mencegah mutasi sel, menstimulasi kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan otak, membantu meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan energi dan mampu mengurangi peradangan. Iridoid mampu memberi nutrisi pada sel dengan cara masuk langsung ke inti sel. Dengan kemampuan ini, perbaikan sel akan berjalan dengan cepat. Dari hasil riset terhadap belasan varietas buah noni, diketahui bahwa kandungan iridoid dalam buah noni yang berasalah dari Pulau Tahiti paling besar.

Baca Juga : Ternyata Jerawat Juga Bisa Muncul di Miss V, Apa Penyebabnya?

Dilihat dari komposisi kimianya, buah noni mengandung komponen serat makanan yang cukup tinggi yaitu 3 gram per 100 gram buah yang dapat dimakan, sehingga berpotensi untuk diproses menjadi produk olahan berserat tinggi. Komposisi kimia buah noni dalam 100 gram yaitu :

  • Air : 89,10%
  • Protein : 2,90%
  • Lemak : 0,60%
  • Karbohidrat : 2,20%
  • Serat : 3%
  • Abu : 1,20%
  • Lain-lain : 1%

Kandungan nutrisi buah noni sangat beragam diantaranya adalah kalori, vitamin A, vitamin C, niasin, tiamin, riboflavin, besi, kalsium, natrium, kalium, protein, lemak, dan karbohidrat. Beberapa jenis senyawa fitokimia dalam buah noni adalah terpen, lasperuloside, alizarin, zat-zat antrakuinon, asam askorbat, asam kaproat, asam kaprilat, acubin, zat-zat skopoletin, damnakantal, dan alkaloid.

Terpenoid membantu tumbuh dalam proses sintesis organik dan pemulihan sel-sel tubuh. Senyawa skopoletin sangat efektif sebagai unsur anti-radang dan anti-alergi. Skopoletin dapat menghambat aktivitas E.coli, skopoletin pada buah noni adalah sejenis fitonutrien yang dapat mengikat serotonin yaitu zat kimiawi penting di dalam tubuh manusia. Skopoletin yang terdapat pada buah noni dapat berinteraksi sinergis dengan nutraceutical lain untuk mengatur tekanan darah tinggi menjadi normal, tetapi tidak menurunkan tekanan darah yang sudah normal.

Senyawa turunan antakuinon dalam buah noni antaralain adalah morindin, morindon dan alizarin. Sedangkan alkaloidnya antaralain xeronin dan proxeroin. Xeronin merupakan alkaloid yang tubuh butuhkan untuk mengaktifkan enzim serta mengatur dan membentuk struktur protein. Buah noni hanya mengandung sedikit xeronin, tapi banyak mengandung bahan pembentuk xeronin, yaitu proxeronine dalam jumlah besar. Proxeronine adalah konstituen alkaloid yang tidak mengandung gula, asam amino, atau asam nukleat. Proxeronine akan diubah menjadi xeronin di dalam usus oleh enzim proxeronase dan zat-zat lain. Selanjutnya xeronin diserap sel-sel tubuh untuk mengaktifkan protein-protein yang tidak aktif, mengatur struktur dan bentuk sel yang aktif.

Baca Juga : Manfaat Biji Lenan Untuk Penyembuhkan Benjolan Di Vagina

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh beberapa peneliti, buah noni memiliki banyak manfaat yang tidak dimiliki oleh jenis buah-buahan lainnya, diantaranya adalah mengurangi resiko tumor dan kanker, aktivitas antioksidan, serta aktivitas antibakteri.

Mengurangi Resiko Tumor dan Kanker

Empat ilmuan jepang berhasil menemukan zat anti kanker (damnachantal) dalam buah noni. Zat itu ditemukan ketika mereka sedang mencari zat-zat yang dapat merangsang pertumbuhan struktur normal di dalam sel-sel abnormal (sel prakanker) pada 500 jenis ekstrak tumbuhan. Zat anti kanker pada buah noni ternyata paling efektif melawan sel-sel abnormal. Sebuah penelitian juga menyebutkan mengenai aktivitas antikanker dari buah noni terhadap sel kanker paru-paru.

Peneliti menguji sifat fungsional buah noni melawan Lewis lung carcinoma yang ditransfer ke jaringan paru-paru secara buatan. Komponen kimia jus buah noni bertindak secara tidak langsung dengan meningkatkan kemampuan sistem imun untuk menghadapi keganasan tumor melalui peningkatan sel makrofag dan aktivitas imfosit.

Antioksidan

Buah noni memiliki aktivitas antioksidan yang bisa melindungi dari radikal bebas dan peroksidasi lipid. Jus buah noni yang di uji secara in vitro menunjukan inhibisi peroksidasi lipid dan radikal anion superoksida yang bersifat tergantung dosis. Aktivitas mengurangi radikal anion superoksida dari jus buah noni dibandingkan dengan tiga macam antioksidan yang telah di kenal, yaitu vitamin C, bubuk biji anggur, dan piknogenol, sesuai dosis yang di rekomendasikan. Berdasarkan penelitian tersebut aktivitas merendam radikal aniosuperoksida dari jus buah noni adalah 2,8 kali vitamin C, 1,4 kali piknogenol, dan 1,1 kali bubuk biji anggur.

Aktivitas antioksidan buah noni bisa juga merupakan kontribusi dari flavonoid yang dikandungnya. Flavonoid berfungsi sebagai penangkap anion superoksida dan radikal hidroksi. Flavonoid juga mendonorkan atom hidrogen ke radikal peroksi membentuk radikal flavonoid yang mudah bereaksi dengan radikal bebas sehingga reaksi radikal rantai berhenti.

Baca Juga : Berapa Lama Mengecilkan Perut Dengan Sit Up?

Aktivitas Anti Bakteri

Berbagai penelitian telah menunjukan adanya aktivitas antibakteri pada buah noni. Acubin, lasperuloside dan alizarin serta komponen antrakuinon lainya mempunyai aktivitas antibakteri. Komponen-komponen bioaktif tersebut dapat menghambat berbagai bakteri seperti P. aeruginosa, Proteus morganii, Staphylococus aureus, Bacillus subtilis, E. coli, Salmonella dan Shigella. Bedasarkan penelitian, perasan buah noni matang mempunyai daya antibakteri bakteriostatik dan bakterisidal terhadap bakteri Methicillin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) secara in vitro. Bedasarkan penelitian, perasan buah noni matang yang diberikan, maka pertumbuhan bakteri MRSA akan semakin rendah.

Hasil penelitian lain juga menunjukan bahwa ekstrak etanol buah noni mempunyai aktivitas penghambatan pada uji zona hambat, menunjukan aktivitas cenderung lebih aktif terhadap bakteri gram posiftif dari pada gram negatif. Selain itu, berdasarkan penelitian, diketahui bahwa ekstrak etanol buah noni hanya bersifat bakteriostatik, yakni menghambat pertumbuhan bakteri. Senyawa antrakuinon, alizarin dan acubin yang terdapat dalam buah noni merupakan golongan dari terpenoid dan turunan dari senyawa fenol. Golongan fenol dalam buah noni mampu merusak membran sel, mengaktifkan enzim dan mendenaturasi protein pada bakteri, sehingga dinding sel bakteri akan mengalami kerusakan karena terjadinya penurunan permeabilitas yang memungkinkan terganggunya tranport ion-ion organik penting yang akan masuk ke sel bakteri. Sehingga hal itu akan menghambat petumbuhan sel, dan sel akan mengalami kematian. Oleh karena itu fenol berperan sebagai senyawa antibakteri.

Itulah beragam manfaat yang terkandung pada buah noni. Dengan manfaat tersebut Manfaat Buah Noni Untuk Mengobati Benjolan di Vagina memang sangat bagus, dan Anda bisa memanfaatkan buah noni ini dalam upaya Anda mengobati serta menyembuhkan benjolan di vagina yang tengah diderita.

Untuk pengobatannya, rekomendasi terbaik mengobati benjolan di vagina adalah dengan Lady Fem. Obat benjolan di vagina yang direkomendasikan langsung oleh pakar kesehatan reproduksi ternama, Boyke Dian Nugraha. Khasiat Lady Fem bahkan sudah terbukti dan sudah banyak testimoninya. Lady Fem pun sudah terdaftar di BPOM RI. Sehingga kualitasnya tidak perlu diragukan lagi.

Baca Juga : Testimoni Lady Fem

Jika anda ingin berkonsultasi dengan Kami silahkan hubungi kontak dibawah ini :

Telp : (0265) 341113

Telp : 085 793 507 222

SMS/WA/Telp : 085 320 000 874

PIN BB : 25C274D1

Line : zahraherbal

IG : toko_zahraherbal

Posted by : Admin OBAT BENJOLAN DI VAGINA

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *