Manfaat Mengkudu Untuk Benjolan di Vagina

Manfaat Mengkudu Untuk Benjolan di Vagina

Mengkudu sudah lama dikenal sebagai buah yang memiliki segudang manfaat baik untuk kesehatan. Manfaat Mengkudu Untuk Benjolan di Vagina pun diyakini sangat bagus. Sehingga, buah yang satu ini bisa menjadi pilihan tepat untuk Anda yang tengah menderita benjolan di vagina. Lalu apa saja manfaat dari buah mengkudu ini? Mari Kita simak !

Manfaat Mengkudu Untuk Benjolan di Vagina

Mengkudu merupakan tumbuhan perdu yang tergolong ke dalam kelompok kopi-kopian. Mengkudu sudah banyak dimanfaatkan sebagai tanaman obat. Buah mengkudu ini memiliki ciri khas, yakni akan berbau busuk ketika buahnya matang. Bau itu timbul karena pencampuran antara asam kaprik dan asam kaproat atau senyawaan lipid atau lemak yang gugusan molekulnya mudah menguap, menjadi bersifat seperti minyak atsiri yang berbau tengik dan asam kaprilat yang rasanya tidak enak diduga kedua senyawa ini bersifat aktif sebagai antibiotik.

Baca Juga : Cara Menghilangkan Benjolan di Kemaluan Wanita Sebelah Kiri

Kandungan Nutrisi Mengkudu

Dilihat dari komposisi kimianya, mengkudu mengandung komponen serat makanan yang cukup tinggi yaitu 3 gram per 100 gram buah yang dapat dimakan, sehingga berpotensi untuk diproses menjadi produk olahan berserat tinggi. Komposisi kimia mengkudu dalam 100 gram bagian yang dapat di makan yaitu :

  • Air : 89,10%
  • Protein : 2,90%
  • Lemak : 0,60%
  • Karbohidrat : 2,20%
  • Serat : 3%
  • Abu : 1,20%
  • Lain-lain : 1%

Kandungan nutrisi mengkudu sangat beragam diantaranya adalah kalori, vitamin A, vitamin C, niasin, tiamin, riboflavin, besi, kalsium, natrium, kalium, protein, lemak, dan karbohidrat. Beberapa jenis senyawa fitokimia dalam mengkudu adalah terpen, lasperuloside, alizarin, zat-zat antrakuinon, asam askorbat, asam kaproat, asam kaprilat, acubin, zat-zat skopoletin, damnakantal, dan alkaloid.

Terpenoid membantu tumbuh dalam proses sintesis organik dan pemulihan sel-sel tubuh. Senyawa skopoletin sangat efektif sebagai unsur anti-radang dan anti-alergi. Skopoletin dapat menghambat aktivitas E.coli, skopoletin pada mengkudu adalah sejenis fitonutrien yang dapat mengikat serotonin yaitu zat kimiawi penting di dalam tubuh manusia. Skopoletin yang terdapat pada mengkudu dapat berinteraksi sinergis dengan nutraceutical lain untuk mengatur tekanan darah tinggi menjadi normal, tetapi tidak menurunkan tekanan darah yang sudah normal.

Senyawa turunan antakuinon dalam mengkudu antaralain adalah morindin, morindon dan alizarin. Sedangkan alkaloidnya antaralain xeronin dan proxeroin. Xeronin merupakan alkaloid yang tubuh butuhkan untuk mengaktifkan enzim serta mengatur dan membentuk struktur protein. Mengkudu hanya mengandung sedikit xeronin, tapi banyak mengandung bahan pembentuk xeronin, yaitu proxeronine dalam jumlah besar. Proxeronine adalah konstituen alkaloid yang tidak mengandung gula, asam amino, atau asam nukleat. Proxeronine akan diubah menjadi xeronin di dalam usus oleh enzim proxeronase dan zat-zat lain. Selanjutnya xeronin diserap sel-sel tubuh untuk mengaktifkan protein-protein yang tidak aktif, mengatur struktur dan bentuk sel yang aktif.

Baca Juga : Apakah Bisul di Bibir Vagina Bisa Disembuhkan?

Komponen Bioaktif Mengkudu

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh beberapa peneliti, mengkudu memiliki banyak manfaat yang tidak dimiliki oleh jenis buah-buahan lainnya, diantaranya adalah aktivitas antibakteri, aktivitas antioksidan, serta mengurangi resiko tumor dan kanker.

  • Aktivitas Anti Bakteri

Berbagai penelitian telah menunjukan adanya aktivitas antibakteri pada buah mengkudu. Acubin, lasperuloside dan alizarin serta komponen antrakuinon lainya mempunyai aktivitas antibakteri. Komponen-komponen bioaktif tersebut dapat menghambat berbagai bakteri seperti P. aeruginosa, Proteus morganii, Staphylococus aureus, Bacillus subtilis, E. coli, Salmonella dan Shigella. Bedasarkan penelitian, perasan mengkudu matang mempunyai daya antibakteri bakteriostatik dan bakterisidal terhadap bakteri Methicillin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) secara in vitro. Bedasarkan penelitian, perasan buah mengkudu matang yang diberikan, maka pertumbuhan bakteri MRSA akan semakin rendah.

Hasil penelitian lain juga menunjukan bahwa ekstrak etanol buah mengkudu mempunyai aktivitas penghambatan pada uji zona hambat, menunjukan aktivitas cenderung lebih aktif terhadap bakteri gram posiftif dari pada gram negatif. Selain itu, berdasarkan penelitian, diketahui bahwa ekstrak etanol mengkudu hanya bersifat bakteriostatik, yakni menghambat pertumbuhan bakteri. Senyawa antrakuinon, alizarin dan acubin yang terdapat dalam buah mengkudu merupakan golongan dari terpenoid dan turunan dari senyawa fenol. Golongan fenol dalam mengkudu mampu merusak membran sel, mengaktifkan enzim dan mendenaturasi protein pada bakteri, sehingga dinding sel bakteri akan mengalami kerusakan karena terjadinya penurunan permeabilitas yang memungkinkan terganggunya tranport ion-ion organik penting yang akan masuk ke sel bakteri. Sehingga hal itu akan menghambat petumbuhan sel, dan sel akan mengalami kematian. Oleh karena itu fenol berperan sebagai senyawa antibakteri.

  • Antioksidan

Mengkudu memiliki aktivitas antioksidan yang bisa melindungi dari radikal bebas dan peroksidasi lipid. Jus mengkudu yang di uji secara in vitro menunjukan inhibisi peroksidasi lipid dan radikal anion superoksida yang bersifat tergantung dosis. Aktivitas mengurangi radikal anion superoksida dari jus mengkudu dibandingkan dengan tiga macam antioksidan yang telah di kenal, yaitu vitamin C, bubuk biji anggur, dan piknogenol, sesuai dosis yang di rekomendasikan. Berdasarkan penelitian tersebut aktivitas merendam radikal aniosuperoksida dari jus mengkudu adalah 2,8 kali vitamin C, 1,4 kali piknogenol, dan 1,1 kali bubuk biji anggur.

Aktivitas antioksidan mengkudu bisa juga merupakan kontribusi dari flavonoid yang dikandungnya. Flavonoid berfungsi sebagai penangkap anion superoksida dan radikal hidroksi. Flavonoid juga mendonorkan atom hidrogen ke radikal peroksi membentuk radikal flavonoid yang mudah bereaksi dengan radikal bebas sehingga reaksi radikal rantai berhenti.

Baca Juga : Hal Yang Dapat Menyebabkan Timbul Benjolan Di Vagina

  • Mengurangi Resiko Tumor dan Kanker

Empat ilmuan jepang berhasil menemukan zat anti kanker (damnachantal) dalam buah mengkudu. Zat itu ditemukan ketika mereka sedang mencari zat-zat yang dapat merangsang pertumbuhan struktur normal di dalam sel-sel abnormal (sel prakanker) pada 500 jenis ekstrak tumbuhan. Zat anti kanker pada mengkudu ternyata paling efektif melawan sel-sel abnormal. Sebuah penelitian juga menyebutkan mengenai aktivitas antikanker dari mengkudu terhadap sel kanker paru-paru.

Peneliti menguji sifat fungsional mengkudu melawan Lewis lung carcinoma yang ditransfer ke jaringan paru-paru secara buatan. Komponen kimia jus mengkudu bertindak secara tidak langsung dengan meningkatkan kemampuan sistem imun untuk menghadapi keganasan tumor melalui peningkatan sel makrofag dan aktivitas imfosit.

Dengan berbagai kandungan tersebut, mengkudu bisa dimanfaatkan untuk benjolan di vagina, yang notabene disebabkan oleh berbagai jenis penyakit tumor. Mulai dari tumor jinak sampai tumor ganas. Manfaat Mengkudu Untuk Benjolan di Vagina bisa Anda manfaatkan. Atau jika Anda mau langsung mengobati benjolan di vagina dengan obat, pilihlah Lady Fem. Khasiatnya sudah terbukti ampuh, sudah banyak Testimoni Lady Fem. Segera pesan sekarang juga !

Baca Juga : Khasiat Kacang Almond Untuk Mengecilkan Perut Buncit

Posted by : Admin OBAT BENJOLAN DI VAGINA

You may also like...

1 Response

  1. March 5, 2018

    […] Baca Juga : Manfaat Mengkudu Untuk Benjolan di Vagina […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *