Penyebab Muncul Benjolan Seperti Jerawat Di Area Vagina

Penyebab Muncul Benjolan Seperti Jerawat Di Area Vagina

Buat para wanita, Anda mungkin pernah mengalami jerawat di area vagina, atau bahkan mungkin saat ini Anda masih mengalami permasalahan tersebut. Tapi, tahukah Anda apa sebenarnya Penyebab Muncul Benjolan Seperti Jerawat Di Area Vagina? Untuk mengetahuinya, mari simak pembahasannya berikut ini!

Baca Juga : Apakah Kista Bartholin Bisa Disembuhkan?

Penyebab Muncul Benjolan Seperti Jerawat Di Area Vagina

Area vagina memang area yang sangat sensitif yang mudah teriritasi. Mencukur bulu kemaluan saja bisa menyebabkan munculnya jerawat akibat infeksi pada folikel rambut. Jerawat bisa membesar jika berisi nanah. Namun meskipun jerawat tersebut berisikan cairan nanah, sebaiknya jangan memencet atau memecahkan jerawat tersebut, karena bisa menyebabkan infeksi. Sebab, jerawat di kemaluan juga umumnya akan sembuh sendirinya. Kalaupun butuh pengobatan biasanya hanya dalam beberapa minggu, tidak terlalu lama.

Namun perlu diketahui juga bahwa jerawat di area vagina tidak selalu menjadi hal sepele. Sebab, beberapa kondisi atau penyakit juga bisa jadi penyebabnya. Jerawat di area vagina juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Dan berikut ini adalah beberapa penyebab timbulnya jerawat di area vagina, di antaranya :

  • Folikulitis

Jerawat di area vagina bisa terjadi karena adanya infeksi bakteri pada follikel rambut, seperti yang telah dikatakan di awal. Mencukur rambut kemaluan merupakan salah satu penyebab utama dari folikulitis. Kulit area vagina yang sensitif dapat mudah teriritasi oleh pisau cukur yang kasar pada saat mencukur rambut kemaluan. Selain iritasi, pisau cukur yang kasar terhadap kulit area vagina yang sensitif juga bisa menyebabkan benjolan, lecet, dan jerawat. Rambut yang tumbuh keluar dari folikel juga bisa berbalik dan masuk kembali ke dalam kulit sehingga menyebabkan iritasi. Selain rambut yang berbalik masuk menusuk kulit, rambut yang tumbuh ke arah dalam kulit juga bisa menyebabkan folikulitis. Pada wanita, rambut tumbuh ke dalam umumnya terjadi pada area ketiak, kaki, dan juga kemaluan.

Baca Juga : Biaya Operasi Kista Bartholin

  • Herpes genital

Herpes genital adalah infeksi yang disebabkan oleh virus herpes simpleks (HSV). Ini merupakan salah satu infeksi menular seksual, karena dapat ditularkan melalui hubungan seksual. Dan salah satu ciri-ciri atau gejala dari herpes genital ini adalah munculnya benjolan kecil seperti jerawat berwarna kemerahan dan terasa sakit di area vagina. Jerawat ini bisa pecah dan menjadi luka terbuka.

  • Dermatitis kontak

Dermatitis kontak merupakan reaksi yang terjadi saat suatu benda atau bahan bersentuhan langsung dengan kulit. Kondisi ini bisa terjadi pada area vagina disebabkan oleh sabun, terutama sabun yang mengandung wewangian, atau disebabkan oleh bedak, parfum, pembalut, tampon, detergen cucian yang menempel pada celana dalam, kondom, pelumas seksual, losion, atau deodoran.

Baca Juga : Khasiat dan Manfaat Temu Kunci Untuk Benjolan di Vagina

  • Molluscum contagiosum

Molluscum contagiosum adalah infeksi virus yang dapat menyebabkan munculnya jerawat di bagian tubuh manapun, termasuk pada area vagina. Kondisi ini tidak memerlukan pengobatan khusus, tapi tetap harus mendapatkan pengobatan, biasanya dapat diobati dengan obat oles atau obat minum.

  • Hidradenitis suppurativa (HS)

Hidradenitis suppurativa atau disebut juga acne inversa adalah penyakit kronis pada kelenjar keringat yang menyebabkan munculnya lesi yang mirip jerawat di seluruh tubuh, termasuk di area vagina. Penyebabnya belum jelas, dan penyakit ini pun sebenarnya jarang terjadi, tapi tetap memiliki kemungkinan terjadi, yang menjadi penyebab jerawat di area vagina.

Baca Juga : Benarkah Yoga Dapat Mengecilkan Perut Buncit?

Jerawat yang disebabkan oleh iritasi umumnya bisa hilang sendirinya. Namun jika jerawat di area vagina tidak kunjung sembuh dan hilang, sebaiknya konsultasikan masalah ini pada dokter agar mendapatkan pemeriksaan lebih jelas. Untuk mencegah terjadinya iritasi dan jerawat di area vagina muncul kembali, ada beberapa tips yang bisa dilakukan, di antaranya :

  • Jangan menggunakan pakaian ketat, karena dapat menyebabkan gesekan.
  • Gunakan pakaian dalam yang terbuat dari bahan katun.
  • Jangan menyentuh apalagi memencet jerawat.
  • Jangan mandi atau berendam dengan air yang terlalu panas.
  • Jangan mandi dengan busa atau sabun yang mengandung wewangian.
  • Dapatkan rekomendasi dari dokter mengenai produk pembersih yang aman untuk vagina.
  • Jangan mencukur rambut kemaluan dalam keadaan kulit kering.
  • Usahakan mencukur rambut kemaluan menggunakan gunting dibandingkan pisau cukur.
  • Sebaiknya gunakan gel atau krim cukur saat mencukur rambut kemaluan.
  • Gunakan pisau cukur yang tajam atau baru saat mencukur rambut kemaluan.

Itulah beberapa Penyebab Muncul Benjolan Seperti Jerawat Di Area Vagina. Untuk mengobati benjolan seperti jerawat di area vagina, ada rekomendasi terbaik untuk Anda sebagai solusinya, yaitu Ladyfem. Obat benjolan di vagina yang sudah terbukti khasiatnya, sudah ada testimoninya, dan kualitasnya pun tidak perlu diragukan lagi, karena sudah terdaftar di BPOM RI.

Baca Juga : Testimoni Ladyfem

Manfaat Lady Fem Untuk Benjolan di Vagina

Jika anda ingin berkonsultasi dengan Kami silahkan hubungi kontak dibawah ini :

Telp : (0265) 341113

Telp : 085 793 507 222

SMS/WA/Telp : 085 320 000 874

PIN BB : 25C274D1

Line : zahraherbal

IG : toko_zahraherbal

Posted by : Admin OBAT BENJOLAN DI VAGINA

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *